Mengenal K3 dalam minyak dan gas

Sejarah perkembangan kegiatan ekstraksi minyak dan gas alam di Indonesia menunjukkan dari awal bahwa masalah keselamatan dan kesehatan di tempat kerja, serta lingkungan, telah menjadi masalah besar yang harus dipantau secara ketat oleh pemerintah.
Pemerintah mengakui bahwa kegiatan minyak dan gas merupakan risiko yang signifikan, yang memerlukan perhatian khusus pada masalah keselamatan operasional. Untuk mendorong motivasi untuk meningkatkan kinerja keselamatan operasional di sub-sektor minyak dan gas, pedoman penetapan harga keselamatan minyak dan gas, sertifikasi teknisi minyak dan gas bumi dan sertifikasi instalasi dan peralatan sedang dikembangkan. .
inijasa.com aktivitas minyak dan gas, kecelakaan terkait pekerjaan diklasifikasikan ke dalam empat kategori:
1. Kecelakaan kecil, tanpa gangguan hari kerja (pertolongan pertama).
2. Kecelakaan sedang yang mengakibatkan hilangnya pekerjaan (cacat sementara) dan mungkin tidak menyebabkan cacat fisik dan / atau mental yang mempengaruhi tanggung jawab pekerjaan mereka.
3. Kecelakaan serius yang menyebabkan hilangnya hari kerja, yang diyakini menyebabkan cacat fisik atau mental yang memengaruhi tugas dan pekerjaan mereka.
4. Kematian / kematian, kecelakaan yang menyebabkan kematian segera atau dalam waktu 24 jam dari kecelakaan itu.
Keselamatan minyak dan gas adalah standardisasi peralatan, sumber daya manusia, pedoman umum untuk instalasi minyak dan gas dan proses kerja sehingga instalasi minyak dan gas beroperasi dengan andal, aman dan dengan cara ramah lingkungan untuk memastikan kondisi yang aman dan sehat bagi pekerja (K3), aman untuk masyarakat umum (KU), aman bagi lingkungan (KL) dan aman dan andal (AI) untuk instalasi minyak dan gas.
Keselamatan kerja adalah perlindungan untuk keselamatan dan kesehatan pekerja untuk mencegah kecelakaan di tempat kerja. Untuk memastikan keselamatan pekerja, persyaratan berikut harus dipenuhi: standarisasi kompetensi, tempat kerja dan lingkungan kerja yang baik, metode kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk orang yang bekerja di tempat berbahaya.
TUJUAN KESELAMATAN DAN PENGENDALIAN KESEHATAN (K3)
1. MENGHINDARI KECELAKAAN KERJA
2. MENGHINDARI PENYAKIT KERJA
3. SIMPAN KESELAMATAN LINGKUNGAN KERJA
4. MENGHINDARI TINDAKAN TIDAK AMAN
5. PEMELIHARAAN PROSEDUR DAN PRODUKTIVITAS
Manfaat pemeriksaan K3 minyak dan gas
1. Periksa apakah ada penyimpangan / kontradiksi dengan program yang diberikan
2. Mencari minat dalam keamanan kerja
3. Menilai kembali semua standar keamanan yang tersedia
4. Sebagai bahan untuk pertemuan keamanan
5. Untuk memeriksa instalasi baru
Inspeksi minyak dan gas K3

Perusahaan eksternal
Inspeksi perusahaan di luar, misalnya: Inspektur KK dari lembaga pemerintah, pejabat asuransi.
Perusahaan internal
Kegiatan inspeksi yang dilakukan oleh karyawan di lingkungan bisnis, mis. Misalnya, perwakilan kesehatan dan keselamatan, agen lokal, dll.
Penilaian kesadaran akan keselamatan kerja di antara karyawan

No comments

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*